diasuh oleh:
H. Sholahudin A.A. S.Ag, M.Si.
Selamat Tahun Baru 1430 H
Kita mendapatkan dua tahun baru yang jatuh pada rentan waktu yang berdekatan. Yaitu tahun baru Hijriah, 1430 yang bertepatan pada 29 Desember 2008, dua hari sebelum tahun baru Masehi 2009. Tentu kita bersyukur kepada Allah SWT, yang telah memberikan kita kenikmatan yang luar biasa banyak.
Merujuk pada sejarah Islam, kalender hijriah didasarkan kepada peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dalam membangun sebuah tatanan umat. Sebuah peristiwa historis-religius yang acapkali disampaikan para da’i atau pemimpin agama dalam berbagai kegiatan keagamaan, seperti dalam acara muhasabah atau dzikir doa bersama dalam menyambut tahun baru Islam ini.
Kegiatan-kegiatan memperingati hijrah penting untuk terus dilaksanakan. Karena hal itu merupakan kegiatan yang baik, bahkan perlu ditingkatkan. Dan yang sangat penting lagi adalah bagaimana umat bisa memahami dan menghayati makna hijrah dengan sebaik-baiknya. Yaitu semangat untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.
Dalam konteks Indonesia, semangat untuk mencapai tatanan yang lebih baik, di tengah berbagai persoalan-persoalan sering kita saksikan setiap hari, adalah sebuah keniscayaan. Sehingga bangsa Indonesia yang dihuni mayoritas muslim ini bisa menjadi bangsa besar, maju, dan menjadi subjek dalam pergaulan dunia.
Untuk mencapai target itu, banyak hal yang perlu diperhatikan: pertama, pejabat negara dan elite politik harus mempunyai integritas moral dan mampu menjalankan tugas-tugasnya dengan baik dan mengedepankan kepentingan bersama. Kedua, pimpinan agama agar selalu memberikan arahan dan taushiah, baik kepada pejabat atau masyarakat sehingga mereka mampu menyerapkan pesan luhur agama. Ketiga, masyarakat perlu mendapatkan pendidikan yang layak dan baik sehingga tercipta SDM yang baik.
Selamat tahun baru. Semoga semangat untuk berubah ke arah yang baik tertanam dalam jiwa-jiwa kita. Amin. (diambil dari rubrik Salam, Mimbar Ulama No. 343)
Dalam Majalah Mimbar Ulama Edisi 434/Januari 2009 berisi:
Laporan Utama: Kiprah LPPOM MUI dalam Menjaga Kehalalan Produk
Laporan Khusus: Hasil-Hasil Rakernas MUI 2008
| M | S | S | R | K | J | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | |
| 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 |
| 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 |
| 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 |
| 28 | 29 | 30 | 31 |